Air terjun kanto lampo ini unik sekali. Bila biasanya waterfall berada di dataran tinggi, tempat wisata ini justru berada di dataran rendah. Artinya, untuk menuju ke sana, kamu tak perlu menyiapkan energi yang banyak untuk berjalan menanjak.

Meski energi yang kudu disiapkan untuk sampai di lokasi ini tak banyak, bukan berarti destinasi wisata ini cocok buat anak-anak, ya! Sebaliknya, destinasi ini kurang cocok buat wisata keluarga.

Sangat cocok buat muda-mudi dan kaum produktif yang masih fit berjalan di bebatuan licin dan sedang membutuhkan tempat tenang buat refreshing.

Kalau merasa itu kamu banget, yuk kita jelajahi satu per satu ada apa saja di lokasi wisata ini sebelum yakin menjadwalkan liburan ke sana.

Sejarah air terjun kanto lampo

Tempat wisata di Gianyar ini awalnya hanya dikunjungi dan diketahui oleh warga lokal saja. Keindahannya mulai dinikmati oleh warga luar daerah setelah ada foto postingan salah satu muda mudi dari daerah tersebut di media sosial.

Kunjungan warga dari daerah lain ini dimulai pada tahun 2015 lalu. Di mana keindahan batu-batuan yang teraliri air dari atas yang kontras dengan hijaunya daun dan lumut-lumut yang menempel di sela-sela batu menjadi daya tariknya yang bersifat magis.

Belum lagi suasana sejuk, asri, dan alami yang masih jelas terasa baik saat dikunjungi maupun saat dijepret menggunakan lensa kamera. Kealamian ini mengundang siapa pun ingin datang berkunjung.

Sumber air

Keunikan waterfall ini adalah airnya yang tidak berasal dari tebing. Karena lokasinya berada di dataran rendah, air yang berada di sini berasal dari dalam tanah dan irigasi.

Menurut ceritanya, air irigasi ini fungsinya adalah untuk mengairi subak-subak yang letaknya berada di hilir. Namun lama kelamaan saluran-saluran airnya tersumbat hingga akhirnya air yang seharusnya mengalir deras, malah meluap. Luapan ini diakibatkan oleh sedimentasi yang terjadi di bagian hilir.

Kemudian luapan inilah yang mengalir ke bebatuan dan membuatnya menjadi air terjun yang sangat indah.

Jadi tempat penyeberangan

Dulunya tempat wisata ini adalah lokasi penyeberangan antar desa. Artinya, ia menjadi penghubung antar desa Beng, Gianyar, Bali.

Saat masih belum terkenal seperti sekarang, masih berupa jalan setapak biasa. Karena sekarang sudah terkenal, ada banyak bantuan dana untuk pembangunan, salah satunya dari Pemerintah Kabupaten Gianyar. Selain itu juga ada dana dari swadaya masyarakat.

Tempat mencari air suci

Menurut sejarahnya, di sini juga menjadi tempat mencari air suci yang dipakai untuk upacara Pitra Yadnya atau Dewa Yadnya. Di area sekitar terdapat tempat suci yang cukup dikeramatkan. Selain itu, warga sekitar juga memanfaatkan tempat ini untuk mengambil air minum.

Tempat mencari air suci
Tempat mencari air suci via instagram @wondertrips.co

Pemberian nama

Pemberian nama Kanto Lampo diambil dari pohon yang ada di sekitar sungai. Buah dari pohon ini sangat unik karena bisa berubah warna, dari hijau, kuning, hingga merah saat sudah masak.

Daya tarik air terjun kanto lampo

Daya tarik destinasi ini terletak pada kealamian lokasinya dan beberapa spot yang sangat instagrammable.

Batuan acak berbagai bentuk terguyur air

Berbeda dengan air terjun kebanyakan yang airnya langsung jatuh ke sungai, di sini air terjunnya jatuh ke batu-batu hitam. Setelah jatuh ke satu batu, jatuh lagi ke batu berikutnya. Begitu seterusnya sampai di dasar sungai.

Banyak pengunjung yang datang mengambil foto dengan duduk di batu yang ada di atas, tak menunggu jatuhnya air di dasar sungai. Duduk di batu itu butuh energi dan kehati-hatian, bila ingin mencobanya, harus pelan-pelan.

Bila berhasil, hasilnya pasti memuaskan!

Formasi Batuan Terguyur Air Terjun
Formasi Batuan Terguyur Air Terjun via instagram @official_bhernadetardiana

Goa Belanda

Di sekitar lokasi juga ada gua yang panjangnya sekitar 3-4 meter. Goa ini kabarnya dulu digunakan oleh Belanda untuk berdiskusi dan menyusun strategi untuk melawan masyarakat Bali. Sayangnya, gua ini hanya bisa dilihat dari kejauhan dan tidak untuk dimasuki.

Gambar Goa Belanda
Goa Belanda via instagram @balinetnews

Mandi dan bermain air

Cuaca yang panas kontras dengan dinginnya air sungai yang mengalir. Kamu bisa mandi dan bermain air di sini sampai puas.

Mandi dan bermain Air Terjun Kanto Lampo
Mandi dan bermain Air Terjun Kanto Lampo via instagram @

Harga tiket masuk air terjun kanto lampo, jam buka, dan alamat

Harga tiket masuk ke destinasi wisata ini adalah Rp. 25.000,- Tempat wisata ini buka jam 8 pagi sampai jam 5 sore setiap hari.

Bila berangkat dari taman Kota Kabupaten Gianyar jaraknya hanya 1 kilometer. Alamatnya di Desa Beng, Kec. Gianyar di Kabupaten Gianyar, Bali. Kalau berangkat dari Denpasar, jaraknya 30 kilometer.

Fasilitas tempat wisata ini sudah cukup memadai, ada toilet, tempat bilas, dan warung makan. Saat ke kanto lampo, pakailah sandal gunung dan bawalah baju ganti.

Featured Image Tempat Wisata Air Terjun Kanto Lampo via googlemaps @Haryono Hakim