Unik! Itulah penggambaran yang tepat untuk candi gunung Kawi yang ada di Bali. Berbeda dengan di Jawa, di mana Gn. Kawi merupakan sebuah gunung, di Bali Gn. kawi justru berupa cagar budaya yang dilestarikan.

Jika biasanya Bali identik dengan wisata alam berupa pantai hingga air terjun, maka sekarang kamu bisa mengunjungi salah satu tempat bersejarah yang dilestarikan di Indonesia ini. Penasaran?

Yuk kita jelajahi satu per satu detail bangunan yang menakjubkan ini!

Plang Cagar Budaya Candi Tebing Gunung Kawi
Plang Cagar Budaya Candi Tebing Gunung Kawi via instagram @french.spirit

Sejarah gunung kawi temple

Selain disebut sebagai candi Gn. Kawi, tempat wisata bersejarah ini juga dikenal dengan nama Tebing Gn. Kawi.

Nama gunung kawi bukan dimaksudkan pada sebuah gunung, melainkan pahatan yang ada di gunung. Jika diartikan dari segi bahasa, gunung berarti gunung. Sementara kawi memiliki arti pahatan. Artinya, candi ini terbentuk dari pahatan-pahatan pada bebatuan yang ada di gunung.

Dari pengertian ini sudah jelas bahwa situs ini merupakan tempat yang sangat alami dan menjadi salah satu hasil seni dan budaya masyarakat yang hidup pada masa lampau. Incredible!

Menurut sejarahnya, candi ini dibuat pada zaman pemerintahan Raja Udayana, yakni pada abad ke-11. Pembangunannya diteruskan sampai masa pemerintahan anaknya yang bernama Anak Wungsu.

Situs bersejarah ini ditemukan pertama kali oleh orang Belanda pada tahun 1920. Hingga kini, penelitian mengenai peninggalan sejarah ini terus dilakukan. Kesimpulan mengenai pembangunan yang berkembang sekarang, yakni pada abad ke-11, diperoleh dari tulisan yang ada di situs tersebut.

Keunikan candi gunung kawi

Tempat wisata ini memiliki keunikan tersendiri. Pertama, dari namanya dia seperti sebuah gunung, namun ternyata adalah sebuah candi.

Kedua, bila biasanya di Bali candi dan pura terbuat dari tumpukan batu, yang ini berbeda. Pura Gn. kawi ini dibuat dari pahatan bebatuan cadas yang ada di pegunungan. Sudah jelas, suasana di sini sangat sejuk karena lokasinya cukup tinggi.

Bila ingin berwisata di sini, ada banyak hal yang bisa kamu lihat dan nikmati, di antaranya adalah:

Melihat dan mempelajari peninggalan purbakala

Hal pertama yang bisa dilakukan adalah mengisi pengetahuan tentang peninggalan purbakala. Ada begitu banyak hal menarik dan unik di sini, di antaranya:

  1. Bangunannya yang kuat.
  2. Lumut-lumut hijau yang menempel di sekitar bangunan.
  3. Lokasinya berada di bawah tanah atau lebih rendah dibandingkan dengan area di sekitarnya.
  4. Adanya wihara yang sangat teduh dan tenang.
  5. Pahatan yang menakjubkan dan menggambarkan kemajuan kesenian pada masa lalu.
  6. Terasering bebatuan yang digunakan untuk mencegah longsor.
  7. Sudah ada anak tangga sebanyak 300-an untuk mengantarkanmu ke pusat tempat wisata ini, dll.

Semua keunikan tersebut bisa menjadi pembelajaran tersendiri dan membuka mata kita untuk turut melestarikan peninggalan sejarah tersebut.

Meditasi

Suasana di sekitar sini sangat sejuk dan tenang, sangat cocok untuk bermeditasi, yoga, atau semacamnya.

Gambar Meditasi di Candi Gunung Kawi
Meditasi di Candi Gunung Kawi via instagram @coralielrs

Kolam dan pancuran air

Kesegaran lokasi wisata salah satunya dihasilkan oleh pancuran air dan kolam yang ada di candi purbakala tersebut.

Kolam dan pancuran air
Kolam dan pancuran air via instagram @sandratremonti

Kelompok candi terpisah oleh aliran Sungai

Tempat wisata di Gianyar ini dekat sekali dengan Sungai Pakerisan. Sungai tersebut membagi kelompok-kelompok candi menjadi dua bagian, yakni wilayah barat dan timur. Jumlahnya masing-masing 4 dan 5 buah.

Gambar Aliran Sungai memisah kelompok candi
Aliran Sungai memisah kelompok candi via instagram @fustaliapawallangi

Lokasi persawahan yang menenangkan

Tempat wisata ini bisa dibilang terletak di tengah area persawahan. Jadi, nuansa desa, asri, dan sejuk sangat kental dengannya.

Lokasi persawahan yang menenangkan
Lokasi persawahan yang menenangkan via instagram @french.spirit

Harga tiket masuk candi gunung kawi

Untuk masuk ke lokasi wisata ini, kamu hanya perlu mengeluarkan uang Rp 15.000,- s/d Rp 30.000,- per orang. Fasilitasnya sudah cukup memadai, ada toilet, area parkir yang luas, pusat oleh-oleh, hingga warung makan.

Gambar Harga tiket masuk candi gunung kawi
Harga tiket masuk candi gunung kawi via instagram @namjaravindra

Jam buka pura gunung kawi dan alamatnya

Destinasi wisata ini buka dari pukul 08.00 WITA sampai dengan 18.00 WITA. Alamatnya berada di Banjar Penaka, Tampaksiring, Gianyar.

Bila hendak ke candi gunung kawi, baiknya siapkan tenaga dan stamina sebab kamu perlu menuruni dan menaiki anak tangga yang jumlahnya ratusan. Tapi jangan khawatir, pemandangan sekitar yang sangat indah akan mengalihkan sedikit rasa lelahmu.

Featured Image Candi Gunung Kawi Gianyar Bali via instagram @oky_rianto