Jangan lupa berkunjung ke Candi Plaosan bila berlibur ke Prambanan. Candi ini kental dengan unsur romantis dengan ciri-ciri yang berbeda dari candi-candi lain.

Lokasi tempat wisata budaya ini hanya 1 kilometer dari Prambanan. Di sini, kamu bisa belajar banyak tentang sejarah masa lalu, khususnya tentang kerajaan Mataram Kuno pada saat abad ke-9.

Ajaklah keluarga dan anak-anak yang perlu dikenalkan pada budaya dan sejarah masa lalu. Agar mereka mengerti dari mana mereka berasal.

Gambar 1 Tempat Wisata Candi Plaosan
Candi Plaosan via googlemaps @Atang Triastama

Ciri-ciri Candi Plaosan

Sesuai sejarahnya, bangunan kuno ini didirikan pada masa kerajaan Mataram Kuno, yakni oleh Raja keenam yang kita kenal dengan nama Rakai Pikatan. Bangunan ini dibuat untuk dipersembahkan secara khusus pada Pramudya Wardhani, istrinya.

Keromantisan cinta keduanya sangat lekat dalam bangunan yang berdiri di dukuh Plaosan ini. Sebuah pedukuhan yang terletak di desa Bugisan, Prambanan, Klaten.

Oleh masyarakat sekitar, bangunan ini juga dikenal dengan nama Candi Kembar. Hal ini karena bangunan ini terdiri dari dua, yakni Candi Plaosan Lor dan Kidul. Bila dilihat dari jarak jauh, keduanya terlihat sama atau kembar. Namun saat didekati, bangunannya memiliki ciri yang berbeda secara signifikan.

Candi Plaosan Lor

Gambar 2 Candi Plaosan Lor
Candi Plaosan Lor via googlemaps @Yunik Kasswari

Bahasa Indonesia dari lor adalah utara. Artinya, letak bangunan ini di sebelah utara. Tingginya adalah 21 m dan pintu masuknya di sebelah barat. Kemudian di bagian tengah bangunan, ada halaman yang di atasnya sudah berdiri sebuah pendopo yang memiliki 3 altar di sisinya.

Candi Plaosan Kidul

Gambar 3 Candi Plaosan Kidul
Candi Plaosan Kidul via googlemaps @pergipedia

Bahasa Indonesia dari kidul adalah selatan. Artinya, letak bangunan ini di sebelah selatan. Tingginya adalah 21 meter (sama). Bangunan ini juga memiliki halaman di bagian tengahnya.

Bangunan utamanya dikelilingi oleh 8 candi kecil dan terbagi dalam 2 tingkat. Artinya, setiap tingkat terdiri dari 4 candi yang kecil-kecil.

Pada pintu masuknya, kamu akan melihat ukiran tumbuhan yang indah dan bisa makin bikin takjub.

Secara umum, candi kembar memiliki bentuk yang padat dan eksotik. Di samping itu, terasnya juga dibentuk dengan sangat halus dan membuatnya berbeda dari candi-candi lainnya.

Ada pendapat yang menyebut bahwa bangunan ini dulunya digunakan untuk menyimpan naskah kanonik pendeta Budha karena kehalusan pembuatannya.

Mitos Candi Kembar

Gambar 6 Candi Kembar
Candi Kembar via googlemaps @Nunus Subardiyono

Karena bangunan ini dibuat oleh raja untuk permaisurinya, maka unsur romantis yang dimilikinya sangat kuat. Bahkan, konon candi ini dibuat dengan konsep gabungan antara Hindu dan Budha.

Hal ini mewakili agama sang Raja, yakni Hindu. Juga mewakili agama sang Permaisuri, yakni Budha.

Maka dari itu, mitos yang merebak di masyarakat mengenai candi ini adalah bahwa mereka yang belum punya pasangan dan datang ke sini akan segera mendapatkan pasangan terbaiknya.

Sementara mereka yang sudah berumah tangga dan sering ada masalah dengan pasangannya, di sini mereka akan kembali romantis lagi. Selisih paham yang biasanya terjadi akan mereda dan dapat diselesaikan dengan baik.

Bagaimana pun ini hanya mitos, kamu boleh percaya boleh tidak.

Fasilitas dan aktivitas

Destinasi wisata yang ada di klaten ini sudah tersedia area untuk parkir, warung makan, toilet, guide, dan pusat informasi. Selain bisa melihat peninggalan sejarah, di sini suasananya masih asri karena di lingkungan pedesaan. Kamu bisa berburu tempat foto yang instagrammable.

Pengunjungnya tidak sebanyak candi lain, jadi kamu tak perlu berebut tempat foto. Datanglah pagi untuk melihat indahnya mentari atau saat sore untuk melihat matahari tenggelam di garis senja.

Gambar 4 Foto Prewedding di Candi
Foto Prewedding di Candi via instagram @dizaarjono

Harga tiket masuk candi plaosan dan parkir

Kalau mau ke sini, kamu bisa naik mobil atau motor. Parkir mobil di sini adalah Rp 5.000,- dan motor Rp 3.000,- sekali parkir.

Harga tiket masuknya dulu tidak ada alias gratis. Tapi sekarang dikenakan biaya Rp 5.000,- sampai Rp 10.000,-. Tapi kebanyakan membayar Rp 5.000,-

Gambar 5 Panorama Candi
Panorama Candi via googlemaps @Buddy Trisatyo

Kamu bisa ke Candi Plaosan di jam 8 pagi hingga jam 5 sore. Siapkan payung, topi, dan baju terbaik untuk berfoto di sini ya!

Peta Lokasi