Jawa Barat

Goa Jepang dan Goa Belanda

Pinterest LinkedIn Tumblr

Goa jepang dan Goa Belanda di Purwakarta menjadi bukti sejarah penjajahan di Indonesia, khususnya wilayah Jawa Barat. Bila kamu suka histori dan misteri, destinasi wisata ini wajib dikunjungi.

Tempat wisata di Jawa Barat ini memiliki nilai keunikan sendiri karena tidak tembus cahaya. Lokasinya juga berada di kedalaman sehingga terlihat sangat seram.

Meski dulu terlihat kurang terawat, tapi kini area ini sudah didatangi cukup banyak pengunjung. Artinya, semakin banyak yang penasaran dengan nilai sejarah dan pesona misteri yang dimilikinya.

Oleh karena itu, yuk simak ulasannya di sini sebelum kamu berkunjung ke sana.

Pengunjung yang hendak masuk ke gua
Pengunjung yang hendak masuk ke gua via googlemaps image

Sejarah Goa Jepang dan Goa Belanda Purwakarta

Dari namanya, wajar bila kamu bingung karena ada kata Jepang dan Belanda secara bersamaan. Penamaan ini tak terlepas dari sejarah destinasi wisata ini. Berikut kilas sejarahnya:

Tempat wisata di Purwakarta ini dulunya adalah gua yang dimiliki oleh Belanda kemudian dikuasai oleh Jepang. Pengambilalihan ini dilakukan pada masa penjajahan. Di sinilah terekam semua kekejaman penjajah pada warga pribumi pada masanya.

Goa Belanda
Goa Belanda via googlemapsimage

Tempat ini bukanlah gua asli, melainkan gua buatan masyarakat pribumi yang dipaksa bekerja pada masa penjajahan di Indonesia. Pembuatan pertama kali dilakukan sejak tahun 1812. Di dalam bangunan tersebut terdapat tempat persembunyian sekaligus penyimpanan mesiu dan gudang persenjataan.

Letak gua berada di ketinggian 700 meter di atas permukaan laut. Tepatnya di desa Pusakamulya, Kiarapedes, Purwakarta, masuk ke area Gunung Burangrang. Karena ketinggiannya, tempat ini memiliki hawa yang sejuk dengan suhu antara 17 sampai 20 derajat Celcius.

Pada tahun 1918, ruang di dalam gua diperbanyak. Fungsinya makin dioptimalkan pada tahun 1941. Begitulah hingga pada tahun 1942, Jepang mengambil alih gua lain yang ukurannya lebih kecil dan terlihat alami.

Jarak antara Goa Jepang dengan Belanda adalah sekitar 800 meter. Sampai kini, lokasi yang masih terlihat seram adalah Goa Jepang karena cahaya pun tidak bisa menembus masuk ke dalamnya.

Goa Jepang Purwakarta via googlemaps image
Goa Jepang Purwakarta via googlemaps image

Daya tarik destinasi wisata Goa Jepang & Goa Belanda

Bicara soal wisata, lokasi ini kini memang menjadi salah satu tempat wisata di Purwakarta yang cukup ramai. Tak hanya di hari libur, pengunjung juga datang saat hari-hari biasa.

Banyak pengunjung di sekitar taman Goa Jepang dan Goa Belanda
Banyak pengunjung di sekitar taman Goa Jepang dan Goa Belanda via googlemaps image

Satu hal yang pasti dari tempat ini adalah unik. Kapan lagi kita bisa melihat bangunan masa lampau yang masih kokoh berdiri dan menyimpan nilai sejarah yang besar kalau tidak di sini.

Meski sisa-sisa penyiksaan penjajah saat pembuatan bangunan tidak begitu terlihat secara langsung. Tapi begitu masuk ke dalam bangunan, aura yang ada sudah bisa memberikan kesannya sendiri.

Bisa foto dengan aksi di dalam gua
Bisa foto dengan aksi di dalam gua via googlemapsimage

Jeritan-jeritan warga pribumi dari Purwakarta yang memperjuangkan hidup seolah ikut terdengar menyayat masuk ke dalam hati.

Bukan tidak mungkin begitu berada di sini kamu akan ikut merasakan semuanya. Kegelisahan, perjuangan, dan semangat untuk tetap hidup di tengah himpitan penjajahan yang keras berdarah-darah.

Hati-hati banyak monyet berkeliaran
Hati-hati banyak monyet berkeliaran via googlemapsimage

Fasilitas umum sudah memadai

Ada begitu banyak fasilitas umum yang tersedia selama kamu berwisata di sini. Jadi jangan khawatir. Berikut ini di antaranya:

  1. Penginapan
  2. Kamar mandi
  3. Mushola
  4. Area parkir, dll.
Fasilitas Warung makan Goa Jepang dan Goa Belanda
Fasilitas Warung makan Goa Jepang dan Goa Belanda via googlemapsimage

Harga tiket masuk Goa jepang dan belanda Purwakarta

Bila ingin masuk ke destinasi wisata ini, kamu cukup membayar sekitar Rp 5.000,- saja. Biaya ini tidak termasuk ongkos untuk bayar parkir.

Penunjuk arah lokasi objek wisata
Penunjuk arah lokasi objek wisata via googlemaps image

Kamu bisa ke sini menggunakan kendaraan pribadi, misal mobil atau motor. Sangat cocok untuk dikunjungi bersama keluarga, khususnya anak-anak. Sambil mengenalkan sejarah kepada mereka.

Anak-anak juga bisa menyewa naik kuda
Anak-anak juga bisa menyewa naik kuda via googlemaps image

Kalau datang ke Goa Jepang dan Belanda Purwakarta, jangan lupa bawa kamera dan buku catatan. Siapa tahu ada sejarah yang bisa kamu tulis.

Featured Image Goa Jepang dan Goa Belanda via googlemapsimage

Peta Lokasi