Berada di perkebunan teh kemuning akan membuat pikiranmu tenang, damai, dan terlahir kembali. Hamparan daun hijau yang luas di lereng Gunung Lawu ini memang layak dikunjungi saat kamu sedang di Solo dan sekitarnya.

Selain bisa buat refreshing, lokasi wisata ini juga bisa jadi spot foto dengan hasil maksimal. Kamu harus mencobanya sesekali. Tapi sebelum ke sana, yuk simak ulasannya terlebih dulu dalam artikel ini.

Sejarah perkebunan teh kemuning

Kebun ini terhampar luas dari ketinggian 800 meter di atas permukaan laut hingga 1.540 meter di atas permukaan laut. Kelembapannya sekitar 60 sampai 80 persen. Sementara penyinaran matahari hanya 40 sampai 55 persen.

Tak heran, bila suasana di sini teduh dengan suhu yang cukup sejuk.

Menurut sejarahnya, kebun ini sudah ada sejak zaman penjajahan atau lebih tepatnya dibuat oleh kolonial Belanda pada saat itu. Pertama kali, kebun ini adalah kepunyaan NV. Cultur Mascave Kemuning yang berpusat di Netherland.

Selanjutnya pada tahun 1925, pemerintah Belanda mengeluarkan HGU selama 50 tahun untuk kakak beradik Johan dan Van Mender Voort. Dari saat inilah, kakak beradik ini mulai menanam teh di lereng gunung Lawu.

Dengan luas 1.051 ha dan berada di ketinggian rata-rata 1.000 meter di atas permukaan laut, kebun teh tersebut cukup berkembang. Lantas, pada tahun 1942 sampai 1945, perkebunan diambil alih oleh Jepang.

Pada tahun 1945 sampai 1948 dikelola Mangkunegaran Surakarta yang kala itu dipimpin oleh Ir. Sarsito.

Perkebunan ini baru dikuasai oleh Pemerintah Militer RI pada tahun 1948 sampai 1950. Sejarah ini terus berkembang sampai sekarang.

Berwisata di kebun teh kemuning Karanganyar

Sejarah tempat wisata di Karanganyar ini cukup panjang. Meski begitu, konsep utama yang ditawarkan dari perkebunan teh ini adalah wisata alam.

Hal ini karena lokasi kebun ada di antara jajaran gunung. Artinya, saat berada di sana view yang disuguhkan benar-benar indah.

Selain menikmati view yang indah, ada hal-hal lain yang akan menghiburmu selama berada di sini.

View Di Balik Perkebunan Teh Kemuning
View Di Balik Perkebunan Teh Kemuning via googlemaps

Outbond

Outbond menjadi salah satu acara yang sangat seru bila dilakukan di kawasan perkebunan teh yang luas. Kamu bisa datang bersama rombongan untuk bermain seru di sini.

Caranya adalah dengan menghubungi salah satu rumah makan yang ada di sana dan menyediakan pelayanan untuk outbond.

Beberapa pilihan outbond yang bisa dilakukan adalah flying fox, paint ball, paralayang, hingga ATV. Khusus untuk ATV, ada areanya sendiri dengan luas sekitar 500 meter persegi.

Berburu spot foto

Karena lagi berada di tengah perkebunan yang pemandangannya tiada dua, jangan hanya dilihat saja. Manfaatkan kameramu untuk mengabadikan momen selama berada di sini.

Kalau angle-nya pas dan hasilnya bagus, bisa langsung diunggah di media sosial. Beri tagar tempat wisata agar postingan-mu menjangkau lebih banyak orang dan mendapatkan like yang banyak.

Kuliner

Di sekitar lokasi ada banyak sekali penjual makanan dan minuman. Kamu bahkan bisa meminum teh asli sana. Pasti menghangatkan dan bikin tenang.

Penginapan di kebun teh kemuning

Di sekitar lokasi ada banyak sekali penginapan. Namun, bila kamu ingin yang harganya miring bisa ke homestay atau penginapan biasa.

Kamu juga bisa pesan hotel di Solo karena jarak lokasi dengan Solo hanya 25 kilometer. Kalau berkendara bisa butuh waktu 1 jam. Tergantung kecepatan dan kondisi jalan.

Fasilitas Parkir Luas dan Banyak Warung
Fasilitas Parkir Luas dan Banyak Warung via googlemaps

Harga tiket masuk perkebunan teh kemuning

Tiket masuknya hanya Rp 5.000,- dan kamu sudah dapat segelas teh. Tapi kalau mau foto-foto di pinggir jalan dengan latar kebun teh, kamu tak perlu membayar. Jam bukanya dari 04.30 WIB sampai 18.30 WIB setiap hari.

Perkebunan teh kemuning ini terletak di Sumbersari, Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Featured Image Perkebunan Teh Kemuning via instagram @anis.widya21