Jawa Barat

Waduk Cirata

Pinterest LinkedIn Tumblr

Jadi PLTA terbesar se-Asia tenggara, waduk Cirata memiliki sejarah dan keindahan sendiri. Meski tidak secara langsung jadi obyek wisata, kamu tetap bisa berkunjung bila penasaran dengan kemegahannya.

Sejarah Waduk Cirata

Tahap pembangunan bendungan ini terbagi jadi dua. Tahap satu dimulai pada tahun 1983 sampai 1988. Sementara tahap dua dimulai pada tahun 1995 sampai 1997. Meski secara administratif lokasinya berada di Purwakarta, tapi sebenarnya dia menjadi penghubung antara Bandung, Cianjur, dan Purwakarta.

Luas totalnya adalah sekitar 43.777,6 ha. Dari luas total ini seluas 6.200 ha adalah wilayah perairan sementara sisanya adalah daratan.

Sebagaimana disebutkan di atas, bendungan ini menjadi titik PLTA terbesar se-Asia Tenggara. Kapasitas listriknya sebesar 1.428 GwH. Lokasi DAS PLTA-nya adalah di sungai Citarum dan air yang menggenang berasal dari waduk Saguling. Sementara aliran air di bendungan ini akan masuk ke waduk Jatiluhur.

Keindahan Waduk Cirata dan wisatanya

Ada banyak aktivitas seru nan menyenangkan saat pengunjung berada di bendungan ini.

Menjelajah waduk di atas perahu

Kamu bisa menyewa perahu dan menjelajahi perairan yang ada di waduk. Untuk mengelilingi seluruh kawasan butuh waktu sekitar 2 sampai 3 jam.

Manfaatkan persewaan perahu nelayan dengan harga sekitar Rp 30.000,- saja.

Berwisata ke Waduk Cirata sembari naik perahu
Berwisata ke Waduk Cirata sembari naik perahu via instagram @gunz17

Melihat langsung budidaya ikan jaring terapung

Kamu juga bisa melihat dari dekat budi daya ikan di sini. Aktivitas ini merupakan salah satu yang sering dilakukan oleh pengunjung dan tidak boleh dilewatkan. Apalagi, melihat budidaya ikan ini bisa dilakukan sambil menyewa perahu dan berkeliling waduk.

Melihat budidaya ikan di Waduk Cirata
Melihat budidaya ikan di Waduk Cirata via instagram @gunz17

Mancing di Waduk Cirata

Buat yang hobi memancing, bendungan ini memiliki nama yang cukup tersohor sebagai spot pemancingan. Hal ini karena dalam perairan bendungan Cirata ada banyak sekali ikan air tawar yang ukurannya cukup besar.

Oleh karena itu, bila kamu juga memiliki hobi sama. Memancing di sini bisa bikin strike berkali-kali. Silakan coba spot pemancingan yang sudah tak asing lagi, seperti Palumbon, Jangari, Calincing, Cipicung, Babakan Garut, Pasir Ucing, dan Palalangon.

Mancing di Waduk Cirata menang banyak via instagram @bramantyos
Mancing di Waduk Cirata menang banyak via instagram @bramantyos

Berwisata kuliner di lokasi

Sate Maranggi menjadi salah satu menu yang sangat terkenal di Purwakarta. Selama berada di tempat wisata di Purwakarta ini kamu juga bisa menikmatinya, lho!

Ada beberapa rumah makan yang bisa jadi tempat kuliner aneka masakan khas Jawa Barat. Lokasi rumah makan ini berada di pinggir jalan di sepanjang jalan ke lokasi wisata.

Kamu tak hanya bisa kulineran di sini. Karena di sekitar lokasi ada pusat kuliner yang namanya Buangan. Di sini, menunya lebih lengkap. Dua menu yang jadi andalan dan harus dicicipi adalah ikan bakar dan nasi liwet.

Yang menarik adalah makanan yang disajikan di sini masih fresh. Jadi, setelah memesan menu, pemilik rumah makan baru akan mengolahnya. Jadi, kamu harus siap menunggu sekitar 40 atau 45 menit sampai menu yang dipesan tersedia di atas meja.

Hal ini karena seluruh lauk dan sayur masih segar. Ikannya masih hidup. Sementara sayurnya baru dipetik.

Makanan yang tersaji di sini juga disediakan di nampan, bukan pakai piring seperti layaknya rumah makan biasanya. Jadi, kalau datang bersama rombongan tentu akan menambah keakraban selama menyantap makanan.

Kuliner di sekitar waduk via instagram @kurniasih.sari
Enaknya kuliner di sekitar waduk via instagram @kurniasih.sari

Harga tiket masuk Waduk Cirata, alamat, dan jam buka

Harga tiket masuk ke waduk dibanderol per kendaraan yang dipakai, yakni Rp 3.000,- untuk motor dan Rp 5.000,- untuk mobil. Di dalam lokasi kamu juga harus membayar parkir lagi. Mobil Rp 5.000,- sekali parkir dan Rp 3.000,- untuk motor sekali parkir.

Jam bukanya setiap hari selama 24 jam. Alamatnya di desa Tegal Waru, Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Terakhir, meski tidak secara resmi jadi obyek wisata, waduk cirata tetap memiliki fasilitas umum yang menunjang seperti toilet dan tempat ibadah.

Featured Image Waduk Cirata Purwakarta via googlemaps

Peta Lokasi